Siap ataupun tidak siap kita akhirnya akan menikah.
Terkadang suatu hubungan berakhir karena adanya ungkapan tentang pernikahan. Pria ataupun wanita yang tidak serius dalam hubungan dengan kita akan menyerah dalam hubungan, dengan alasan *aku belum siap untuk menikah* (padahal besok ketemu yang lain dan lebih dari cewe'nya diajak married langsung say YES) ataupun alasan mereka *aku tidak pantas untuk kamu, banyak orang diluar sana yang lebih beruntung dari aku* (padahal kalo dia bilang kita seistimewa itu, kenapa mereka tidak mempertahankan kita dan dia yang jadi pria beruntung itu?).
Kita tau jodoh itu ditangan tuhan, tetapi kalau kita sendiri tidak mengusahakan bagaimana jadinya? sebuah kata bijak mengatakan "apakah kau siap melihat dia bersama orang lain karena akhirnya kamu yakin kalau dia benar yang kamu cari selama ini tapi tidak kau pertahankan?"
Buat kalian para lelaki, di sini aku bukan nge judge kalau lelaki semuanya labil kalau sudah dihadapin sama pernikahan, tapi mereka terkadang menyerah sebelum berjuang, dan takutnya mereka akan pernikahan membuat mereka membandingkan pasangan sama wanita lain, yang ada dibenaknya *apakah memang dia calon istri yang baik?* *benarkah tidak ada yang lebih dibanding dia di luar sana?* dan keinginan pria yang masih ingin bebas membuat mereka tidak bisa berkomitmen.
Buat kalian para wanita, jangan mudah termakan janji manis yang dibuat di awal hubungan, karena kalau semua tidak terjadi hanya kita para wanita yang sakit. Tidak untuk mereka. Pandailah membaca sifat pria sebelum kau memutuskan untuk memberikan cinta dan memulai suatu hubungan.
Tulang rusuk tidak akan pernah tertukar sama pemilikinya...
kata kata di atas emang bener, tapi ingetnya jangan sampai kamu ngebiarin hidup kamu melewati sakit hati yang berkali kali dan ternyata akhirnya kamu baru sadar kalau bener dia tulang rusukmu.



0 komentar:
Post a Comment